Monday, April 14, 2014

Pebble! Smartwatch with a Character!

I'm gonna have to admit that I couldn't hold myself that long for a smartwatch. Hey, I don't buy ALL gadgets ya! ._.

Sudah mulai banyak nih SmartWatch bertebaran. Sebut Samsung Galaxy Gear, Gear 2, Gear Neo, Gear Fit, Sony SmartWatch, SpeedUp SmartWatch, dan waktu gue di Mobile World Conference kemarin pun, gue liat Huawei juga ngeluarin SmartWatch yang bisa jadi bluetooth headset. 

Tapi,.. ntar dulu, sebelum itu semua, sudah pernah dengar Pebble? 

Original Pebble, with Brown Leather Strap.
Pebble adalah SmartWatch "lulusan" KickStarter. KickStarter adalah crowd funding website yang pertama dan terbesar di dunia. (kalo versi indonesianya ada wujudkan.com). 
Pebble Technology, perusahaan yang menciptakan Pebble memasukkan produknya dalam kampanye KickStarter di April 11, 2012 dengan target awal mengumpulkan $100,000. Kalau investor menanam $115, akan mendapatkan Pebble. 
Dalam 2 jam, target $100,000 tercapai. Pada saat deadline, Mei 18, 2012, Pebble berhasil mengumpulkan $10,266,844 oleh 68,928 orang! (lebih dari 100 kali lipat target!)
Mimpi gila Eric Migicovsky, penemu Pebble, ini menjadi cerita legenda KickStarter.
Pebble akhirnya mulai dijual di BestBuy Juli 2013 kemarin.

Resminya sih bisa dilihat di www.getpebble.com


Lalu? bisa apa ini Pebble?

Cukup mengenai sedikit sejarah, Pebble adalah sebuah SmartWatch bekerja sebagai perpanjangan notifikasi dari smartphone kita. Contoh, di Pebble, kita bisa melihat notifikasi telp, sms, whatsapp, line, BBM, email, atau apapun itu, tanpa menginstall aplikasi di Pebble. On top of that, Pebble bisa diinstall maksimum 8 aplikasi yang tersedia khusus untuk Pebble. 

Pebble terhubung melalui Bluetooth ke Smartphone. Memang akan memakan baterai, jelas. Tapi bila tidak tersambung bluetooth ke smartphone, tidak akan bekerja notifikasinya. 

Pebble menggunakan accelerator, semacam sensor gerak, dan juga GPS. Bila kita mau berlari menggunakan RunKeeper, Pebble bisa menjadi controllernya. Accelerometer juga bisa di tes dengan menggoyangkan Pebble untuk menyalakan backlight, atau beberapa aplikasi lain yang ada di Pebble.

Pebble juga tahan air, dalam tahap kehujanan, keringetan atau cairan-cairan cipratan lain... err........
Jangan dibawa berenang atau berendem yaaa... 

Pebble ada 2 versi. Yang versi awal, dari plastic, dan versi barunya, Pebble Steel, dari besi. Bentuk sedikit berbeda, bahan berbeda, tapi isinya sama. 

Secara design, Pebble bukanlah jam yang besar tapi juga gak kecil, sedenglah. Mungkin di tangan perempuan agak sedikit besar, tapi itu relatif. Monggo dicoba. Ukurannya adalah 52mm x 36mm x 11.5mm dengan berat 38gr. Tebel 11.5mm itu masih enak masuk lengan panjang, gak sempit. 
Ada 4 warna: Hitam (yang gue pake), putih, merah dan orange (sesuai warna corporate Pebble).

Sedangkan Pebble Steel berukuran 46mm x 34mm x 10.5mm, sedikit lebih kecil tapi dengan berat 56g, jadi sedikit lebih berat. 

Pebble Steel, with Black Leather Strap.


Meet Pebble Steel from Pebble Technology on Vimeo.


Yang membedakan Pebble dari SmartWatch-SmartWatch tadi?

Pebble ini gak berwarna, gak touchscreen, gak ada kamera dan gak bisa telp. But for the love of God, who the hell take pictures & make phonecalls using their watch? ._.

Selain kisah KickStarter yang keren tadi, Pebble ini multiplatform. Bisa dipakai di iOS dan di Android. Bukan cuma Android saja, apalagi 1 brand saja. 
Pebble 

Yang keren, yang gak dibahas di website Pebbble, strap Pebble itu bisa diganti dengan strap 3rd party dengan ukuran 22mm. Macam WD / DW / Daniel Wellington (bagaimanapun nulisnya) itu lhooo.. As shown in pics..

Original Pebble, with Screen Protector & choices of Straps
Selain itu, yang bikin gue pilih Pebble dibanding SmartWatch lain selain ganti strap & compatibility dengan iOS adalah.... Pebble gak muluk2 dengan konsep smartwatchnya. It doesn't try to do too much. I love the concept of it. Pake Pebble, kita bisa dengan santai liat notifikasi & bener-bener cuma baca. Gak ada niat bales, smartphone masih disimpen di kantong/tas. Kalo bales, ya ambil smartphone. 

Maybe I'm narrowminded, maybe my expectations are low. I don't know.
Gue sih belom kepikiran untuk telp atau selfie pake jam tangan,. 
Bagi gue, jam juga fashion statements. Mau dari Rolex, Panerai, Tag, turun terus sampe Fossil, Diesel, ... Komono, Nixon,... Casio, Swatch!, semua gue suka, dan ada waktunya makenya kapan. Its all about fashion sih. No matter how smart the smartwatch is, if it doesn't look good, I'll pass! . ;)


How to get it?

Pebble & Pebble Steel belum ada yang jual resmi di Indonesia. Tapi sudah ada unnoficial resellernya. 
The original Pebble harganya Rp. 1,5jt, 
Pebble Steel, karena langka, masih mahal di Rp. 4.3jt.

Temen gue, Twitter @pebblenesiaid & Instagram @pebblenesia jual dengan harga segitu. Termasuk Screen Protector. Well, gue suka beli di dia soalnya dia bisa bantu ngurus warrantynya dan dia juga jual Strapnya! mulai dari Rp 100rb. Kece mennnn!!! Gue beli yang leather warna coklat & yang ala-ala WD itu, atau DW, ya Daniel Wellington deh pokoknya! 

Kabarin gue kalo udah beli, mention di twitter ya, @sheggario, mumpung belom banyak yang punya, kita bisa sharing apps apa aja yang bagus ;)

With a simpler WatchFace








18 comments:

  1. Gue nunggu yang steel murah aja kalau gitu, haha!

    ReplyDelete
    Replies
    1. hahaha.. Gue juga mauk nanti kalo udah dibawah 3jt :))

      Delete
  2. Gue mau ah beliin buat laki gue yg Pebble Steel!

    ReplyDelete
    Replies
    1. wih! keren liy,.. Gue tunggu turun dulu deh :))

      Delete
  3. Anonymous1:37 PM

    Bisa dipasang apps nike running gak ya ?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Halo Anonymous. Gak bisa Nike Running, cuma bisa RunKeeper.

      Delete
    2. Anonymous3:17 PM

      lanjut Tanya...kalo dengan runkeeper via pebble nanti yg bekerja gps atau accelerometer nya? :) btw belum di review daya tahan batre nya :))

      Delete
    3. Katanya GPS, tapi pastinya nanti gue coba & twit deh, belom sempet lari nih :))
      Daya tahan baterai, pemakaian aktif 3-4 hari, kalo gak gitu banyak notifikasi, atau sering matiin bluetooth smartphonenya, bisa 6-7 hari.

      Delete
    4. Anonymous4:38 PM

      makasih om review nya :)) sangat berguna...

      Delete
  4. Aselik. Keren! Tapi nunggu murah dulu ah mas :))

    http://okyasha7.blogspot.com/ #blogwalking :p

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yang steel ya? Yang original uda murah laaah ;)
      visited your blog, another techie! nice :D

      Delete
    2. Iya, kecean yg steel x)) haha
      thankyou mas... salam techie! :))

      Delete
  5. Anonymous5:08 PM

    Wuih, selain smartphone murah yang mulai masuk Indonesia tengah bulan ini. Ternyata smartwatch murah juga mulai masuk pasar Indonesia ya. Sebagai konsumen gw sih makin seneng, pilihan makin banyak.
    Oiya, salam kenal dari @agustafRYD #blogwalking #GGMU #turuntangan #ihik

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yes, true that. Thanks for the comment.
      Cool Blog :)

      Delete
  6. Setelah membaca review ini, akhirnya kuputuskan untuk beli, mohon bimbingan dari suhu besar untuk applicationnya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahahahaha! Bisa saja bung!. Senin lah mampir ke kantor, gue kasih tau watchfaces & apps2 yang keren ;)

      Delete
  7. 3 minggu yang lalu beli pebble steel dan gak nyesel meskipun moto 360 dan apple watch udah diannounce. saking puasnya sampe review cukup panjang di blog sendiri http://dhiku.com/review-pebble-steel-masih-smartwatch-terbaik-tahun-2014/

    @dhiku

    ReplyDelete